Penyebab Gagalnya Saat Menanam Hidroponik

Kalian seorang yang suka dengan hidroponik? Apakah kalian pernah gagal dalam proses menanam hidroponik ?

Pada artikel kali ini, kami akan berbagi informasi tentang kegagalan apa saja yang sering dialami ketika baru pertama kali menanam media hidroponik.

Kegagalan yang akan saya sampaikan nanti adalah beberapa pengalaman dari orang-orang yang berkonsultasi dengan saya, maupun pengalaman yang pernah saya alami sendiri.

Terkadang kegagalan ini yang membuat para pemula hidroponik menjadi bosan atau bahkan berhenti ber-hidroponik, namun tidak sedikit juga yang tambah semangat karena rasa penasaran ingin menanam sampai panen.

Dan tentunya saya bagikan disini supaya anda yang baru pertama kali berhidroponik tidak mengalami hal yang serupa. Apa saja kegagalan itu? Mari kita bahas satu per satu.

Kondisi Hujan

Tentu saja setiap kota pasti memiliki curah hujan yang berbeda, tergantung letak geografis dan elevasinya. Selain curah hujan, penting pula di pelajari pola distribusi curah hujan sepanjang tahun. Tiap wilayah memiliki tipe distribusi hujan per tahunnya yang berbeda, sekarang ini Anda bisa memprediksi dengan melihat prediksi dari BMKG sehingga Anda bisa menyesuaikan pola produksi dengan kondisi ekosistem tersebut.

Kesalahan Menyiram

Menyiram tanaman hidroponik ternyata ada caranya loh. Misalnya, pada saat media semai (rockwool) terlihat kering maka Anda dengan segera menyiramnya. Seharusnya yang di siram adalah medianya, tetapi para pemula kerap menyiram dari atas sehingga mengenai daun-daun muda yang mulai muncul. Daun yang setelah terpapar panas kemudian tersiram air akan mudah busuk dan mengakibatkan kematian saat semai.

Pemilihan tempat

Pemilihan tempat terkadang menjadi penyebab kegagalan metode hidroponik. Memilih luasnya tempat harus di pikirkan sebelum memulai bercocok tanam secara hidroponik. Kenapa tidak memulainya dengan area kecil atau bahkan memulai hidroponik dengan jumlah yang sedikit terlebih dahulu, tentunya hal ini akan menjadi pelajaran penting nantinya.

Menabur benih terlalu banyak

Salah satu kesalahan tanam hdroponik yang banyak di lakukan oleh pemula adalah memiliki semangat tinggi tanpa dibarengi dengan perencanaan yang matang. Hal ini terlihat dari penyemaian tanaman terlalu banyak hingga melebihi lubang tanam yang tersedia.

Benih-benih yag tidak mendapatkan tempat akan terbengkalai dan mati. Nah, kalau ingin melebihkan untuk berjaga-jaga jika tidak semua semua maka hanya lebihkan maksimal 20% saja. Misalnya memiliki 100 lubang, bisa melebihkan sebanyak 10-20 benih saja.