Cara menanam tomat hidroponik di rumah

Cara menanam tomat hidroponik di rumah

Cara menanam tomat hidroponik di rumah

 

hidroponik adalah teknik budidaya yang menggunakan arang sekam atau media tanam lainnya dengan memanfaatkan unsur hara yang dibutuhkan tanaman dalam bentuk cair yang sudah diracik untuk diberikan ke tanaman dengan cara disiramkan atau dapat dengan cara di beri sedikit demi sedikit / diteteskan

Nutrisi Tomat Hidroponik merupakan salah satu buah yang punya banyak manfaat untuk tubuh. Buah ini memiliki rasa cenderung asam karena kandungan vitamin A dan vitamin C, serta dapat menjaga daya tahan tubuh terutama dimasa virus Covid 19 ini dan tidak kalah dengan tomat cherry hidroponik

Selain memakai media tanah, tomat juga bisa tumbuh dengan baik ketika ditanam dengan teknik hidroponik. Terlebih lagi tomat yang ditanam dengan cara Hidroponik memberikan manfaat lebih terhadapat meningkatnya produktivitas panen.

Menanam tomat secara hidroponik juga memungkinkan tukang kebun untuk membesarkannya di lingkungan yang lebih terkendali. Tomat diharapkan dapat tumbuh optimal, sehat dan lebih cepat berbuah. Tetapi berkebun mmenggunakan cara hidroponik sangat membutuhkan bahan lebih dibandingkan cara konvensional seperti menggunakan tanah.

Berikut Langkah – Langkah Menanam Tomat Hidroponik

1. Pemilihan bibit.

Langkah awal yang perlu kamu lakukan adalah dengan memilih bibit unggulan. Ini bisa diperoleh dengan membeli petani, toko – toko berkebun ataupun langsung diambil dari buahnya. Terutama mengambil bibit dari tomat yang hasil hidroponik juga.

Cara mendapatkan biji tomat unggulan:

– Rendam benih/bibit tomat yang telah kering selama 15-20 menit

– Setelah 20 menit pilihlah bibit yang berada didasar, karena merupakan bibit unggul

2. Proses penyemaian.

Selanjutnya setelah kamu mendapatkan bibit unggulan, kamu perlu melakukan penyemaian.

Berikut cara penyemaian pada rockwool:

– Siapkan rockwool, kemudian potong dengan ukuran 3cm x 3cm x 3 cm.

– Lubangi masing-masing bagian bawah rockwool untuk memasukkan bibit. Pada proses ini pastikan rockwool tidak bolong

– Letakkan rockwool pada nampan

– Masukkan bibit pada lubang yang telah disiapkan

– Siram rockwool dengan air hingga basah

– Tutup tray semai dengan plastic hitam agar terkena cahaya matahari dan simpan di tempat yang gelap selama 2 hari

– Setelah 2x 24 jam akan terlihat kecambah. Pada proses ini pindahkan tray semai ke tempat yang ada sinar mataharinya

Biasanya, proses ini berlangsung 21-28 hari.

– Selama proses ini berlangsung, kamu harus sering memantau kondisi tanaman tomatnya. Jika perlu tambahkan air medianya tetap lembab

3. Pemindahan ke sistem hidroponik.

Langkah selanjutnya, setelah tunas muncul (daunnya sudah lebih dari 2) maka bibit sudah bisa dipindahkan ke sistem hidroponik.

Proses pemindahan:

– Pindahkan ke rockwool lainnya

– Pada rockwool beri bantalan seperti batu kecil atau kerikil

– Perhitungan kadar nutrisi untuk tomat sebelum berbunga sekitar 1.300 ppm. Mungkin dapat menambahkan AB Mix

 

4. Proses merawat tanaman hidroponik.

Setelah proses pemindahan, maka selanjutnya yang perlu kamu lakukan adalah merawat tomat hidroponiknya

– Usahakan air nutrisi berkisar pada angka 1.300 ppm, jangan sampai kurang

– Setelah tomat tumbuh tinggi, maka kamu harus memberi penopang, seperti tali atau apapun agar tumbuhnya tetap tegak.

– Saat tomat telah berbunga tingkatkan ppm air nutrisi menjadi 2.000 ppm. Dengan proses ini diharapkan tomat berbuah maksimal

– Tetap perhatikan pertumbuhan sampai buah benar-benar terlihat matang.

 

5. Menjaga tomat dari hama.

Tidak berbeda dengan tanaman lainnya, tomat juga rentan terhadap berbagai bakteri, virus, jamur, dan hama. Terlebih lagi jika ditanam dirumah pastikan agar terhindar dari hama seperti tikus, atau hewan peliharaan yang tidak sengaja menjatuhkannya.

Untuk mencegah hal tersebut, semprot tomat pakai fungisida secara rutin secara berkala, setidaknya satu kali dalam 7 hari. Serta menempatkan nya diruan tertutup, agar tidak dimasuki hewan atau anak kecil yang dapat menyebabkan kerusakan.