Perbedaan Menanam Hidroponik Dengan Menanam Biasa

Perbedaan Menanam Hidroponik Dengan Menanam Biasa

Perbedaan Menanam Hidroponik Dengan Menanam Biasa

Perbedaan Menanam Hidroponik Dengan Menanam Biasa

 

Sistem produksi dan distribusi makanan kami terlihat buruk belakangan ini. Penggunaan pestisida, pupuk, sterilisasi tanah dan tanaman monokultur yang berlebihan memiliki dampak besar pada ekosistem alam dan keanekaragaman hayati di dunia. Perubahan iklim dan meningkatnya jumlah kekeringan ekstrem, sebaliknya, mencegah pertanian dan mendorong peningkatan drastis dalam biaya makan.

Apa itu  Tanaman Hidroponik?

Sebelumnya mari kita jelaskan apa itu hidroponik. Konsepnya sendiri cukup sederhana dan kesederhanaan ini terlihat dari keunikan Tanaman Hidroponik dan kemampuannya. Hidroponik tidak lebih dari menanam tanaman di air yang diperkaya dengan nutrisi daripada tanah.

“Hidroponik” bukanlah ide yang sepenuhnya seragam. Saat ini banyak cara budidaya tanaman tanpa tanah:

Sumbu

Bunga ditempatkan dalam media stabilisasi akar yang lembam secara kimiawi (misalnya tanah liat atau kelapa yang diperluas), dan air dengan nutrisi disuplai ke kuarter dasar melalui ‘sumbu’ penyerap yang dibenamkan di dalam tangki di bawahnya;

Lubang udara

bagian bawah perangkat akar tanaman hidroponik  segera direndam dalam air, dan komponen yang lebih tinggi berada di atasnya;

DWC dan rakit, atau Budidaya Air Dalam

Kehidupan tanaman ditempatkan di lantai terapung dan akarnya tertahan di air yang berisi vitamin;

Pasang surut

Akar tanaman diposisikan di dalam media dan air dipompa ke sektor akar secara berkala. Air dibiarkan mengalir bebas melalui media ke dalam tangki;

Pengumpan atas

Perangkat ini sangat mirip dengan ‘pasang surut’ kecuali bahwa air sekarang tidak mengalir ke tangki dan dipompa keluar dari media;
NFT, atau teknik film Nutrisi – tanaman menjuntai terhubung pada sudut yang halus di atas lapisan tipis air yang terus mengalir dengan vitamin;

Mengapa Hidroponik lebih tinggi dari pertanian ‘tradisional’?

Struktur hidroponik memenangkan pendukung baik di kalangan amatir dan pemasar yang memproduksi bunga dalam skala industri. Tidak heran – mereka mendapat cukup banyak berkah atas pertanian tradisional dalam hal kinerja dan ekologi.

Awalnya, nutrisi yang ditentukan dengan baik yang beredar di air, biasanya, lebih besar tanpa masalah yang tersedia untuk kehidupan tanaman.

Akibatnya, mereka memungkinkan untuk mencapai hasil yang lebih baik, jauh lebih cepat daripada dalam kasus flora yang dibudidayakan di tanah. Terlebih lagi, tanaman dapat dipanen selama 12 bulan, terlepas dari

Iklim atau kondisi iklim. Pada tanaman hidroponik, jelas tidak akan ada kerumitan ‘kelelahan tanah’. mempertahankan kesinambungan tanaman, dari sudut pandang ini, akibatnya tidak menjadi masalah sama sekali.

 

7 Alasan Mengapa Kebanyakan Penanam Hidroponik Gagal 2021

7 Alasan Mengapa Kebanyakan Penanam Hidroponik Gagal 2021

7 Alasan Mengapa Kebanyakan Penanam Hidroponik Gagal 2021

7 Alasan Mengapa Kebanyakan Penanam Hidroponik Gagal 2021

 

Pertanian hidroponik menawarkan banyak manfaat bagi individu yang tidak memiliki jarak untuk pertanian tanah klasik atau ingin mencoba teknik alternatif bercocok tanam.

Berikut http://tanamanhidroponik.org/ akan memberikan tips hal apa yang harus di perhatikan

1. Potongan yang salah

Sampai Anda melakukan ini hanya untuk latihan seni, ada ancaman besar bahwa pengaturan hidroponik Anda tidak akan bermanfaat jika Anda meningkatkan vegetasi yang tidak diminati di wilayah Anda.

Tambahkan ke beban distribusi ini dan Anda akan mendapatkan konsep yang sangat baik tentang apa yang diperlukan untuk membuat pertanian hidroponik menguntungkan.

2. Kisaran nutrisi salah/Rendah

Kesalahan khusus ini bisa berakibat fatal bagi seluruh kumpulan kehidupan tanaman, jika sekarang tidak segera diperbaiki.

Nutrisi penting yang diharapkan untuk peningkatan biasa dalam pengaturan hidroponik terdiri dari kalium, zat besi, kalsium, dll.

Di lingkungan yang lebih dingin, masalah umum maksimum adalah kekurangan zat besi, khususnya ketika massa dasar sering jenuh dalam air dengan tingkat pH tinggi terus-menerus.

3. Infestasi Alga

Infestasi alga sangat umum, tetapi itu tidak berarti bahwa Anda dapat melupakannya begitu saja.

Selain sebagai spesies invasif yang hidup di sepanjang vegetasi berharga Anda, ganggang dapat berkembang menjadi jumlah yang menetes dan pipa tumbuh menjadi tersumbat dan ganggang bahkan dapat menyebarkan tikar dasar flora Anda, menghabiskan oksigennya dan akhirnya menyebabkan kematian Anda. kehidupan tanaman.

4. Hama

Sementara banyak buku tentang kerajaan hidroponik yang mengatur hidroponik pada kenyataannya bebas hama, ini tidak nyata sama sekali.

Pengaturan hidroponik bisa bebas hama tetapi paling mudah jika rumah kaca telah dirancang dengan baik dan hama ditangkis melalui layar dan metode herbal lainnya untuk menahan serangga keluar.

5. Pengairan yang salah

Bagi banyak penanam hidroponik pemula, ide penggunaan jalan pintas mungkin menarik karena menambahkan vitamin secara manual ke larutan nutrisi mungkin sulit dan membosankan.

tapi, jalan pintas seperti penggunaan pupuk biasa untuk meningkatkan kadar nutrisi jawaban Anda mungkin rumit.

6. Pengaturan pencahayaan yang rumit

Ini berlaku maksimal terutama untuk instalasi hidroponik yang berada di dalam ruangan.

Hal ini dapat dipahami karena banyak penanam pemula harus tetap pada pengaturan mereka; Namun, perlengkapan pencahayaan yang salah dapat dan akan layu bahkan tanaman yang kokoh..

7. Masalah sanitasi

Tentu, pengaturan hidroponik menginginkan tingkat sanitasi yang tinggi. Pengaturan yang biasanya kotor akan menarik hama, jamur, dan berbagai masalah.

Berbagai hal yang ingin Anda perhatikan adalah menjaga lantai rumah kaca Anda bersih dan kering, mengingat untuk mensterilkan setiap dan semua sistem yang Anda gunakan dalam mesin dan biasanya menunda limbah tanaman.

Bagaimana membuat pertanian hidroponik Anda menguntungkan

Bagaimana Membuat Pertanian Hidroponik Anda Menguntungkan

Bagaimana Membuat Pertanian Hidroponik Anda Menguntungkan

Bagaimana membuat pertanian hidroponik Anda menguntungkan

 

Selesai menyiapkan pertanian hidroponik impian Anda, semuanya terdapat di tempatnya, tetapi Anda mengalami kesulitan pada membuat laba yang Anda inginkan. Hari ini kita membahas praktik terbaik menghasilkan pertanian hidroponik Anda lebih menguntungkan serta membantu Anda menghasilkan akibat tumbuhan tertinggi serta kualitas terbaik.

Hal – hal yg mensugesti profitabilitas pertanian hidroponik, tetapi terdapat beberapa hal yang paling menghipnotis. Kami akan melihat lebih dekat buat Anda.

Pilihan tumbuhan serta Analisis Pasar

Apa tumbuhan yang paling menguntungkan pada India? Bila Anda mencoba buat menemukan jawaban atas pertanyaan ini, cobalah buat menganalisis permintaan pasar Anda. Bila tumbuhan eksklusif berharga pada satu wilayah, itu tidak harus menguntungkan di wilayah Anda juga.
Hal-hal yang wajib Anda ingat sebelum memilih tumbuhan buat pertanian hidroponik Anda:

Tumbuhan wajib memiliki permintaan tinggi pada pasar terdekat.
Varietas tumbuhan wajib dapat beradaptasi dengan perubahan lingkungan.
yang akan terjadi panen harus mempunyai nilai ekonomi yg tinggi.
Itu wajib tahan terhadap kemungkinan penyakit akar.

Harga pasar beberapa tumbuhan hidroponik bernilai tinggi di India:

Tomat Ceri
Kubis Merah
Selada
Basil Italia
Bok Choy

Harga maksimum serta minimum tanaman bisa bervariasi dengan media tanam hidroponik

Media Tanam tumbuhan

Pemilihan media buat menanam tumbuhan sangat krusial. contohnya, Bila Anda mempunyai sistem hidroponik banjir dan tiriskan, media tanam tidak boleh bergerak ketika Anda membanjiri wadah perakaran menggunakan larutan nutrisi.

Media tanam yg paling banyak digunakan merupakan Rockwool, Stonewool, dan Perlite. Perlite artinya bahan alami yg memiliki kapasitas menunda air serta ruang pori yg tinggi, yang menjadikannya media pertumbuhan yang diinginkan buat tumbuhan hidroponik.

Kualitas Air

Pertanian hidroponik merupakan ihwal efisiensi dan kontrol atas metode penanaman hidroponik. Kualitas air yang baik akan membantu mengontrol hal-hal mirip pH, EC (Electrical Conductivity).

EC dan TDS (Total Dissolved Salts) yg optimal sangat penting buat hasil yang lebih tinggi.

Tingkatan TDS dan EC yg tidak sinkron buat air hidroponik:

  • TDS: kurang dari 480 mg/L sehat, serta lebih asal 1920 mg/L parah untuk tanaman.
  • EC: kurang dari 0,75 ds/m ialah baku, dan lebih dari 3,0 ds/m bisa berbahaya.

Solusi Nutrisi

Apa yang dapat membuat hasil panen rendah, kualitas panen yg jelek bisa menjadi alarm buat mempelajari komposisi larutan nutrisi Anda. tidak terdapat formula ajaib buat mendapatkan solusi nutrisi terbaik buat tanaman Anda. Anda hanya bisa memperoleh ini dengan bereksperimen menggunakan metode serta teknik yg berbeda. Penanam wajib melacak serta mengamati pertumbuhan tumbuhan buat mengetahui tujuan menanam hidroponik.

Keuntungan Menanam Stroberi Dengan Sistem Hidroponik

Keuntungan Menanam Stroberi Dengan Sistem Hidroponik

Keuntungan Menanam Stroberi Dengan Sistem Hidroponik

Keuntungan Menanam Stroberi Dengan Sistem Hidroponik

Penjelasan

Rasanya yang manis-manis asam dan segar membuat buah stroberi, raspberry, blackberry, red blackberry, dan black courant banyak disukai. Buah-buahan dari famili yang berbeda tapi termasuk kategori beri ini cocok hidup di daerah dingin. Sehingga sangat disarankan untuk dapat ditanam di daerah dingin seperti Bogor tepatnya didaerah puncak yang memiliki suhu dingin.

Hal ini dibutuhkan untuk membantu proses fotosintesi lebih maksimal ke buah bertipe beri seperti stroberi, serta buah ini tidak bisa di sinari secara langsung karena dapat membuat buah ini menciut. Untuk mendapatkan buah stroberi yang berkualitas, mulai dari proses penanaman hingga perawatan buah harus diperhatikan dengan benar.

Media Tanam Untuk Stroberi

Biasanya, penanaman stroberi dilakukan secara tradisional dengan mengandalkan media tanah atau disebut juga dengan teknik mulsa. Teknik ini lazim dipakai karena mudah dan murah. Petani cukup menggemburkan tanah lalu memberikan benih buah stroberi, serta diberi pupuk kandang agar benih cepat tumbuh. Tapi hal ini membutuhkan waktu dan biaya yang cukup tinggi, belum lagi setelah panen tanah bekas stroberi harus di tutup dan di gemburkan ulang terlebih dahulu, namu kira-kira bagaimana masa panen strawberry hidroponik.

Serta harus memperhatikan sistem irigasi air agar setiap lahan stroberi dapat menerima air secara merata untuk tumbuh. Secara umum, sistem hidroponik berarti sistem budi daya pertanian tanpa menggunakan media tanah, tetapi menggunakan air yang berisi larutan nutrien.

Keuntungan Menanam Secara Hidroponik

Jika dibandingkan dengan sistem penanaman secara tradisional (cara menanam strawberry hidroponik di dataran rendah), sistem ini memiliki beberapa keunggulan, yaitu kepadatan tanaman per satuan luas dapat dilipatgandakan sehingga menghemat penggunaan lahan, terjaminnya mutu produk, baik bentuk, ukuran, rasa, warna, maupun kebersihannya karena kebutuhan nutrisi tanaman dipasok secara terkendali di dalam rumah kaca. Keuntungan lainnya dengan sistem hidroponik adalah buah stroberi dapat segera tumbuh, serta media tanam bisa dipakai secara berulang tanpa harus memperluas daerah garapan.

Dalam pengembangan hidroponik, ada dua jenis media yang dipakai, yakni media nontanah dan media air. Yang dimaksud media nontanah adalah pasir, arang sekam padi, zeolit, rockwoll, gambut, dan sabut kelapa. Sedangkan untuk air yang diberikan sebelumnya sudah dicampur dengan mineral baik, untuk membuat buah stroberi tumbuh tanpa terkena hama yang berarti.

Sistem hidroponik untuk stroberi tidaklah spesial, serta dapat dilakukan oleh siapa saja untuk tanaman berjenis apapun. Yang membuatnya istimewa, sistem hidroponik stroberi biasanya menggunakan media berupa kayu lapuk. Media tersebut berfungsi sebagai buffer atau penyeimbang jika terjadi perubahan suhu air dan terdapat sehingga semua lebih mudah terkontrol untuk mendapatkan hasil buah yang diinginkan saat dipanen nanti.

Belajar Menanam Di Media Sempit Melalui Kominitas Hidroponik

Belajar Menanam Di Media Sempit Melalui Kominitas Hidroponik

Belajar Menanam Di Media Sempit Melalui Kominitas Hidroponik

Belajar Menanam Di Media Sempit Melalui Kominitas Hidroponik

 

Pecinta Tanaman Hidroponik

Bagi anda ingin tahu cara membuat tanaman hidroponik Hidroponik ataupun ingin mengenal bertanam Hidroponik di Majalengka anda beruntung sekarang. Mereka membentuk komunitas hidroponik Kabupaten Majalengka. Ketua Komunitas Hidropnik Kabupaten Majalengka, Heryanto SP ada sekitar 20-30 orang membentuk komunitas untuk membagi ilmunya untuk dapat bercocok tanah di lahan sempit atau bertani secara Hidroponik merupakan manfaat tanaman hidroponik.

Syarat menjadi anggota komunitas tidak sekadar menyukai pola hidroponik, melestarikan budidaya dengan cara Hidroponik sebagai pokoknya. Penyuluh pertanian Kecamatan Cingambul ini menjelaskan, hidroponik masuk ke Indonesia sekitar tahun 1990-an dibawa oleh Bapak almarhum Bob Sadino yang sudah melegenda dibidang ini sejak dahulu Presiden Bapak Soeharto.

Menurut Heryanto, sistem hidrponik akan membantu anda membuat desai pertanian minimalis di lahan yang tidak luas atau sempit. Selain itu bisa memenuhi kebutuhan sayuran dan buah-buahan yang dibutuhkan setiap hari. Menanam juga bisa dilakukan ibu-ibu serta anak-anak kecil saat dirumah. Serta membantu mengurangi biaya belanja sayur-sayuran.

Perbedaan Hidrponik dengan yang biasa

“Kalau menanam sayuran di sawah para petani biasanya kotor dengan tanah, tidak akan perlu tanah yang biasanya membuat teras rumah anda kotor karena berserakan,” ujar Heryanto.

Sementara anggota komunitas, H Emen memiliki tanaman hidroponik rumahan dilahan sekitar 1-2 M2 anda dapat menanam lebih dari 30 jenis sayuran dan dinikmati setiap hari. Hasil dari menanam hidroponik selain untuk dikonsumsi sendiri atau juga dapat dijual untuk mendapat pendapatan sampingan untuk Ibu Rumah Tangga.

Tanaman hidroponik juga sangat bagus buat kesehatan terutama pencernaan, banyak diburu oleh Ibu-Ibu untuk menjaga kesehatan pencernaan orang yang dicintai. Selain tanaman seperti cabai, kangkung, pakcoy, juga buah-buahan yang gunanya memenuhi kebutuhan vitamin untuk sekeluarga.

Pembinaan Santri di Majalengka

Semetara Pembina Yayasan Tanziilul Kariim Majalengka, Hj Lilis Lina Naoralita SAg mengaku tertarik dengan sejak dahulu kerena menurut dia hasilnya lebih bagus daripada yang biasa. Ini dikarenakan kandungan vitamin dan mineralnya lebih tinggi dibandingkan yang biasa.

Komunitas di Majalengka juga membantu santri-santri disana menanam melalui media Hidroponik, hal ini untuk memunculkan minat cinta ke Hidroponik. Serta membantu yayasan pesantren tersebut untuk dapat memenuhi kebutuhan lauk-pauk untuk santrinya, atau sebagai sumber pemasukan diwaktu tidak belajar.

“Kalau biasanya kami menggelar kajian Alquran setiap bulan, namun dihari minggu kami ajak untuk bertanam sayur dan buah-buahan secara hidroponik,” tutur Lilis.

Tanaman Terbaik untuk Hidroponik, Bernilai Jual Tinggi

Tanaman Terbaik untuk Hidroponik, Bernilai Jual Tinggi

Tanaman Terbaik untuk Hidroponik, Bernilai Jual Tinggi

Tanaman Terbaik untuk Hidroponik, Bernilai Jual Tinggi

 

Hidroponik adalah sistem budidaya tanaman tanpa menggunakan media tanam tanah. Teknik menanam ini cocok untuk anda yang tidak memiliki lahan luas, serta mudah untuk dilakukan walaupun di lingkungan rumah.

Hidroponik mulai banyak dipilih karena memiliki banyak keuntungan. Karena tidak tergantung iklim atau cuaca yang ada, serta tanaman hidroponik rumahan. Serta dengan Hidroponik tingkat keberhasilan anda akan meningkat.

Berikutnya adalah menentukan tanaman apa yang akan ditanam. Sebenarnya pada dasarnya semua tanaman bisa di tanam dengan teknik Hidroponik, mulai dari jenis sayur-sayuran, buah, hingga yang indah seperti bunga.

Berikut tanamanhidroponik akan memberikan jenis-jenis tanaman yang mudah untuk di eksekusi dengan menggunakan Metode Hidropnik.

Tomat ceri

Sebenarnya berbagai jenis tomat bisa dikembangkan dengan teknik hidroponik. Walaupun begitu menanamnya juga harus extra perhatian, serta harus terkena sinar matahari untuk bertumbuh dengan baik.

Tomat yang ditanam dengan teknik hidroponik akan siap dipanen dalam waktu 8-14 minggu. Sehingga hanya dalam 3 – 4 bulan anda dapat memanen hasilnya, cocok untuk anda yang ingin mulai bertani tomat ceri.

Paprika

Paprika contoh tanaman hidroponik membutuhkan kondisi yang sama seperti tomat untuk tumbuh. Walaupun mudah tanaman ini sama seperti tomat ceri harus lebih sering disinari matahari untuk tumbuh kembang yang lebih.

Kale

Kale adalah sayur yang kaya akan nutrisi, namun ketersediaannya di pasaran masih sangat rendah di pasaran. Sehingga nilai jual lebih mahal dibandingkan yang lain, cocok untuk anda yang ingin mencari uang lebih dari bercocok tanam.

Bayam

Bayam contoh tanaman hidroponik sayur yang disukai banyak orang. Permintaan akan bayam selalu tinggi, karena sering dibeli ibu rumah tangga untuk membuat sayur bening. Cara menanamnya juga mudah, hanya dalam 2-3 bulan anda dapat segera memanen hasilnya.

Selada

Selada merupakan sayuran yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Selada biasa dipakai untuk lalapan di rumah makan, bahkan sering disebut jenis tanaman hidroponik yang cepat panen.

Karena selada biasanya dimakan mentah, ditambah hasil hidroponik pasti akan lebih bersih dibandingkan yang dijual di pasaran. Serta anda akan siap dipanen dalam 9 minggu, jadi sangat potensial.

Mint

Daun mint banyak disukai karena aroma dan rasanya yang menyegarkan. Daun mint sedang sangat naik daun dikarenakan biasa dipakai untuk minuman kekinian. Dengan metode mint rasa dan kualitas akan lebih terjaga.

Stroberi

Stroberi contoh tanaman hidroponik buah yang paling sering dikembangkan dengan teknik hidroponik. Karena peminat nya tidak pernah sepi, tetapi seperti tanaman lain harus sering terkena sinar matahari untuk tumbuhnya.

Stroberi merupakan salah satu komoditas dengan harga jual tinggi dan cukup menjanjikan untuk dikembangkan dengan teknik hidroponik. Keuntungan lainnya hanya dalam 4-6 minggu hasilnya akan cepat terlihat, jadi bisa segera di panen.

Trend Hidroponik Tahun 2022

Trend Hidroponik Tahun 2022

Trend Hidroponik Tahun 2022

Trend Hidroponik Tahun 2022

 

Bagi Anda yang mau menanam hidroponik, tentu Anda butuh mengenal lebih-lebih dulu apa itu tanaman hidroponik. Terlebih lagi anda harus tau kelebihan dan kekurangan dari metode bercocok tanam ini. Secara garis besar menanam dengan metode ini berarti anda tidak menggunakan tanah sebagai media tanamnya.

Budi daya hidroponik menggunakan air/larutan mineral bernutrisi yang dipakai oleh tanaman dan bahan yang lain juga sebagai pengganti sarana tanah. Bahan atau alat yang digunakan lebih reuseable atau dapat didaur ulang lagi. sebagai contoh menggunakan sabut kelapa, serat mineral bahkan bisa menggunakan media pasir

Berikut tanamanhidroponik akan menjabarkan kelebihan dari menanam dengan media Hidroponik :

1.Hidroponik Biaya Murah

Ini dikarena medianya tidak memerlukan lahan yang luas, bahkan bisa di lakukan diteras apartemen dengan luas 1,5m x 1,5m.

aspek ini karena tak butuh menyiramkan air tiap-tiap hari. Larutan nutrisi atau sarana larutan mineral yang dipergunakan telah tertampung di dalam wadah yang akan anda pergunakan, Jadi anda tidak perlu takut mengotori balkon atau halaman anda dirumah.

2.Mengoptimalkan Lahan Terbatas

Bertanam hidroponik sanggup mengoptimalkan lahan terbatas lantaran tak membutuhkan lahan yang tidak sedikit. Bahkan jika lahan anda sempit, anda hanya perlu membuatnya menjadi bertingkat sehingga lebih praktis dan ekonomis. Sehingga anda dapat memulai bisnis hidroponik skala rumahan.

3. Ramah Lingkungan

Bertanam hidroponik terbukti ramah lingkungan lantaran tak memanfaatkan pestisida atau obat hama yang bisa merusak tanah.Hidroponik juga dinilai lebih hemat air, dan menghasilkan CO2 lebih rendah dibandingkan media konvensional.

4. Tidak Merusak Tanah

Anda tidak perlu menggali tanah, ataupun membuat tanah anda tidak subur karena sudah ditanami. Dengan ini anda akan investasi hidropnik lebih hemat karena tidak perlu membeli pupuk untuk merawat tanamana anda.

5. Hasil mampu dikonsumsi Keseluruhan

Menurut penelitian sayur hasil hidroponik dapat dimakan seluruhnya, karena anda tidak menggunakan pestisida ataupun pupuk dalam melaksanakannya.

6. Periksa Akar Tanaman Yang Mudah

Seperti contoh anda menggunakan pipa atau pralon anda dapat mudah memantau akar tanaman anda.

7. Pertumbuhan Lebih Cepat

Karena terkontrol dengan mudah, anda dapat membuat tanaman anda lebih cepat berkembang dibandingkan media tanah. Menurut analisa usaha hidroponik skala kecil, ini akan lebih efisien dan menhasilkan cuan lebih cepat.

8. Tak Bergantung pada Musim

Karena minimnya air dalam pelaksanaannya, anda tidak perlu takut perubahan musim. Panas kemarau atau teriknya hujan anda tetap dapat melakukan penanaman dengan media Hidroponik.

9. Menghemat penggunaan Pupuk

Tanpa media tanah, anda juga pasti tidak perlu memerlukannya pupuk. Sehingga anda juga tidak perlu takut tanaman anda terserang hama.

10. Tidak Memerlukan banyak Tenaga

Dengan persiapan yang matang diawal, proses setelahnya akan lebih mudah dan jarang menguras tenaga anda.

11. Lingkungan Lebih Bersih

Metode ini lebih tertata, sehingga terlihat lebih rapi dan asri

12. Sedikitnya Hama dan Penyakit Tanaman

Tanaman hidroponik jarang memiliki masalah dengan hama dan penyakit tanaman yang disebabkan oleh bakteri, ulat dan cacing nematoda yang banyak terdapat dalam tanah.

13. Lahan Lebih Fleksibel

Dikarenakan media yang bisa diatur sesuai besar lahannya, anda dapat mengatur bagaimana medianya bahkan besar kecilnya.

Tipe Sayuran dan Buah Hidroponik

Beberapa tanaman yang tidak jarang ditanam dengan cara hidroponik, diantaranya yaitu selada, bayam, cabai, tomat, bok choy, brokoli, sawi, kailan, kangkung, bawang, stoberi dan lain sebagainya. Ini semua adalah sayur-sayuran yang dapat menggunakan metode Hidroponik
Hasilnya pun lebih degemari oleh pecinta sayuran atau vegetarian, karena hasilnya lebih terlihat segar dan kualitas vitamin serta mineral nya terjaga.

Cara menanam tomat hidroponik di rumah?

Apakah Sayuran Hidroponik Lebih Sehat dari Sayur Biasa?

Apakah Sayuran Hidroponik Lebih Sehat dari Sayur Biasa?

Cara menanam tomat hidroponik di rumah?

 

Sayuran hidroponik adalah sayuran yang tumbuh dengan bantuan cairan yang mengandung mineral yang diperlukan oleh sayuran untuk tumbuh. Bedanya dengan sayuran biasa adalah proses penanaman sayuran hidroponik membutuhkan air bermineral untuk tumbuh.

Sayuran hidroponik ini juga membutuhkan lampu serta sistem filtrasi untuk air, udara dan memperhatikan kontrol iklim. Ini semua dilakukan untuk penunjang pertumbuhannya. Sayuran Hidroponok biasanya di tanam didalam rumah kaca.

Apa kelebihan dan kekurangan sayuran hidroponik?

Karena tanaman hidroponik sangat dijaga cara dan tempat penanamannya serta tidak membutuhkan tanah, sayuran tidak perlu pestisida karena sayuran hidroponik jarang di hinggapi hama.

Sehingga, kebanyakan produk tanaman hidroponik juga termasuk hasil makanan organik. Selain itu, berikut adalah kelebihan dari menanam sayuran secara Hidroponik.

1. Hanya memerlukan lebih sedikit air dibandingkan Konvensional
2. Nutrisi, kelembapan (pH), dan lingkungan sebagai tempat tumbuhnya dapat dipantau
3. Sayuran tumbuh lebih cepat karena oksigen (dari air) lebih banyak tersedia di daerah akar.
4. Hasil panen lebih banyak.
5. Bisa ditanam di mana saja, tidak memerlukan lahan yang luas untuk menanamnya.
6. Harga sayur Hidroponik lebih mahal

Apakah sayuran ini lebih sehat?

Sebenarnya, sayuran hidroponik belum terbukti secara pasti lebih menyehatkan daripada sayuran yang ditanam dengan metode lain. Hasil sayuran melalui Hidroponik juga memiliki Nutrisi yang lebih baik dibandingkan yang ditanam dengan media tanah.

Namun salah satunya yakni penelitian yang terbit dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry. Pada penelitian ini, manfaat makan sayur hidroponik kadar karotenoid yang lebih rendah. Terlepas dari penelitian ini Sayuran hasil Hidroponik memiliki kandungan yang bervariasi tergantung dari berbagai faktor, serta cara penanaman yang benar.

Penanganan dan penyimpanan sayuran setelah dipanen turut mempengaruhi nutrisi. Penyimpanan yang buruk dapat menurunkan nutrisi yang terkandung dalam sayuran. Jadi semua bisa menilai sendiri beda sayur organik dan hidroponik.

 

Cara menanam tomat hidroponik di rumah

Cara menanam tomat hidroponik di rumah

Cara menanam tomat hidroponik di rumah

Cara menanam tomat hidroponik di rumah

 

hidroponik adalah teknik budidaya yang menggunakan arang sekam atau media tanam lainnya dengan memanfaatkan unsur hara yang dibutuhkan tanaman dalam bentuk cair yang sudah diracik untuk diberikan ke tanaman dengan cara disiramkan atau dapat dengan cara di beri sedikit demi sedikit / diteteskan

Nutrisi Tomat Hidroponik merupakan salah satu buah yang punya banyak manfaat untuk tubuh. Buah ini memiliki rasa cenderung asam karena kandungan vitamin A dan vitamin C, serta dapat menjaga daya tahan tubuh terutama dimasa virus Covid 19 ini dan tidak kalah dengan tomat cherry hidroponik

Selain memakai media tanah, tomat juga bisa tumbuh dengan baik ketika ditanam dengan teknik hidroponik. Terlebih lagi tomat yang ditanam dengan cara Hidroponik memberikan manfaat lebih terhadapat meningkatnya produktivitas panen.

Menanam tomat secara hidroponik juga memungkinkan tukang kebun untuk membesarkannya di lingkungan yang lebih terkendali. Tomat diharapkan dapat tumbuh optimal, sehat dan lebih cepat berbuah. Tetapi berkebun mmenggunakan cara hidroponik sangat membutuhkan bahan lebih dibandingkan cara konvensional seperti menggunakan tanah.

Berikut Langkah – Langkah Menanam Tomat Hidroponik

1. Pemilihan bibit.

Langkah awal yang perlu kamu lakukan adalah dengan memilih bibit unggulan. Ini bisa diperoleh dengan membeli petani, toko – toko berkebun ataupun langsung diambil dari buahnya. Terutama mengambil bibit dari tomat yang hasil hidroponik juga.

Cara mendapatkan biji tomat unggulan:

– Rendam benih/bibit tomat yang telah kering selama 15-20 menit

– Setelah 20 menit pilihlah bibit yang berada didasar, karena merupakan bibit unggul

2. Proses penyemaian.

Selanjutnya setelah kamu mendapatkan bibit unggulan, kamu perlu melakukan penyemaian.

Berikut cara penyemaian pada rockwool:

– Siapkan rockwool, kemudian potong dengan ukuran 3cm x 3cm x 3 cm.

– Lubangi masing-masing bagian bawah rockwool untuk memasukkan bibit. Pada proses ini pastikan rockwool tidak bolong

– Letakkan rockwool pada nampan

– Masukkan bibit pada lubang yang telah disiapkan

– Siram rockwool dengan air hingga basah

– Tutup tray semai dengan plastic hitam agar terkena cahaya matahari dan simpan di tempat yang gelap selama 2 hari

– Setelah 2x 24 jam akan terlihat kecambah. Pada proses ini pindahkan tray semai ke tempat yang ada sinar mataharinya

Biasanya, proses ini berlangsung 21-28 hari.

– Selama proses ini berlangsung, kamu harus sering memantau kondisi tanaman tomatnya. Jika perlu tambahkan air medianya tetap lembab

3. Pemindahan ke sistem hidroponik.

Langkah selanjutnya, setelah tunas muncul (daunnya sudah lebih dari 2) maka bibit sudah bisa dipindahkan ke sistem hidroponik.

Proses pemindahan:

– Pindahkan ke rockwool lainnya

– Pada rockwool beri bantalan seperti batu kecil atau kerikil

– Perhitungan kadar nutrisi untuk tomat sebelum berbunga sekitar 1.300 ppm. Mungkin dapat menambahkan AB Mix

 

4. Proses merawat tanaman hidroponik.

Setelah proses pemindahan, maka selanjutnya yang perlu kamu lakukan adalah merawat tomat hidroponiknya

– Usahakan air nutrisi berkisar pada angka 1.300 ppm, jangan sampai kurang

– Setelah tomat tumbuh tinggi, maka kamu harus memberi penopang, seperti tali atau apapun agar tumbuhnya tetap tegak.

– Saat tomat telah berbunga tingkatkan ppm air nutrisi menjadi 2.000 ppm. Dengan proses ini diharapkan tomat berbuah maksimal

– Tetap perhatikan pertumbuhan sampai buah benar-benar terlihat matang.

 

5. Menjaga tomat dari hama.

Tidak berbeda dengan tanaman lainnya, tomat juga rentan terhadap berbagai bakteri, virus, jamur, dan hama. Terlebih lagi jika ditanam dirumah pastikan agar terhindar dari hama seperti tikus, atau hewan peliharaan yang tidak sengaja menjatuhkannya.

Untuk mencegah hal tersebut, semprot tomat pakai fungisida secara rutin secara berkala, setidaknya satu kali dalam 7 hari. Serta menempatkan nya diruan tertutup, agar tidak dimasuki hewan atau anak kecil yang dapat menyebabkan kerusakan.

 

Cara Menanam Cabai Hidroponik di Rumah

Cara becocok tanam dengan teknik hidroponik merupakan yang paling mudah untuk dilakukan di rumah loh guys! Karena tidak membutuhkan banyak lahan dan masa panennya lebih cepat dibanding tanam biasa.. Salah satu contoh tanmannya adalah cabai, kamu bisa mulai mencoba dirumah nih. Begini caranya!

Cara Menanam Cabai Hidroponik di Rumah

Pemilihan Bibit

Pertama-tama kalian harus tahu cabai apa yang ingin kalian tanam dirumah. Cara memilihnya cukup mudah, kamu tinggal memilih cabai yang merah atau yang sudah tua. Belah cabai tersebut, ambil isinya, lalu jemur hingga kering selama 2 hari atua kalian bisa membeli bibit di toko tanaman. Jika kalian membeli bibit, alangkah baiknya jangan membeli bibit cabai lokal.

Penyemaian Bibit

Di tahap ini kamu membutuhkan wadah berisi tanah, bentuk wadahnya bebas tergantung mau kamu. Kemudian, siapkan media semai yaitu campuran tanah humus, arang sekam dan pupuk kandang kering secara merata. Setelah itu, isi ke dalam tempat semai yang kamupilih, jangan terlalu penuh.

Taburkan bibit ke dalam tempat semai yang sudah disiapkan. Berikan ruang yang lebar didalam tempat semai agar calon tanaman cabai memperoleh ruang untuk tumbuh maksimal. Jangan lupa untuk di siram setiap hari pada pagi dan sore. Tunggu lah bibit tumbuh menjadi tunas.

Pemindahan Bibit

Urutan proses menanam cabe hidroponik yang ketiga adalah dengan memindahkan bibit tanaman. Bibit tanaman cabe pada umumnya memiliki tunas ke-3 atau ke-4 setelah berumur 2 minggu. Pada usia ini, cabe siap dipindahkan ke sistem tanam hidroponik.

Siapkan Media Tanam

Banyak sekali pilihan yang bisa di jadikan sebagai media tanam. Salah satu nya adalah botol air mineral atau potongan pipa sebagai media tanam nya. Potong botol air mineral secara horizontal sampai kamu mendapatkan 2 potongan. Selanjutnya, masukkan campuran cocopeat dan arang sekam ke bagian bibir botol dan jangan lupa untuk memberi air dibawahnya ya guys. Kamu juga harus memberi tanaman kamu nutrisi ya!

Masa Panen

Saat tanaman cabai kmau sudah berusia 60-70 hari setelah penanaman, cabai kalian pun sudah siap dipanen. Waktu terbaik untuk memanen cabai adalah ketika cabai sudah berwarna kemerahan, menandakan buah tanaman sudah matang dan siap dipanen. Sebaiknya kalian panen di pagi hari agar lebih segar.

Definisi dan Kelebihan Hidroponik

Sebelumnya kalian udah tau apa belum nih guys tentang Hidroponik? Kalau belum tau, boleh baca penjelasan ini ya!. Hidroponik itu berasal dari bahasa latin yaitu hydro yang berarti air dan ponous yang berarti kerja. Hidroponik juga dapat diartikan sebagai sistem penanaman tanpa menggunakan media tanah. Berdasarkan arti tersebut, bercocok tanam secara hidroponik merupakan teknologi bercocok tanam yang menggunakan air, nutrisi, dan oksigen.

 

Kalian juga harus tau kalau hidroponik ini memiliki berbagai jenis, seperti Hidroponik Subtart, Hidroponik NFT, dan Aeroponik. Hidroponik substrat adalah jenis hidroponik yang pertama kali berkembang di negara kita ini, setelahnya ada hidroponik NFT (Nutrien Film Technique) mulai dikenal di Indonesia, kemudian berkembang lagi menjadi aeroponik yang memberdayakan udara.

Tentunya cara bercocok tanam atau berkebun ini dapat dilakukan dirumah kalian masing-masing dan yang pastinya kalian harus niat untuk merawat tanaman kalian ya! Yang perlu kalian tahu lagi adalah ada berbagai macam sayuran ataupun buah-buahan yang dapat kalian tanam dari hidroponik loh. Yuk kita liat disini contoh-contohnya. Berikut contoh dari hidroponik:

Buah-buahan

seperti Stroberi, Semangka, Tomat, Paprika, Pisang, dan lain-lain.

Sayuran

seperti Kangkung, Selada, Seledri, Bayam, dan lain-lain.

Bunga

Bunga Mawar, Ros, Orkid, dan lain-lain.

Disini kita juga akan membahas berbagai kelebihan dan kekurangan sistem hidroponik dibandingkan dengan bercocok tanam menggunakan media tanah.

Kelebihan sistem hidroponik antara lain:

  • Tidak menggunakan tanah untuk menanamnya karena tergantikan oleh air.
  • Penggunaan air yang hemat karena sistem pengairannya yang telah sediakan.
  • Terhindar dari hama yang ada di tanah.
  •  Mudah untuk panen.
  • Penggunaan lahan lebih efisien.
  • Kuantitas dan kualitas produksi lebih banyak dan lebih bagus dibandingkan dengan tanaman yang ditanam di tanah.
  • Penggunaan pupuk dan air lebih efisien dan tentunya sedikit.
  •  Pengendalian hama dan penyakit lebih mudah

Kekurangan sistem hidroponik antara lain:

  • Membutuhkan modal yang besar.
  • Pada kultur substrat, kapisitas penampungan air sebagai media substrat lebih kecil dari pada media tanah sehingga akan menyebabkan tanaman layu lebih cepat dan tingkat stres yang serius.

Nah, jadi itu dia guys penjelasan tentang hidroponik serta kelebihan, kekurangan dan contohnya. Apa kalian tertarik buat bercocok tanam dengan cara hidroponik?

Mengenal Ciri dan Jenis Tanaman Hidroponik

Pasti kalian sering mendengar istilah atau kata kata dari Tanaman Hidroponik entah darimana kalian mendengernya. Lalu kalian bertanya tanya pada diri sendiri, Apa itu Tanaman Hidroponik? Apa Hidroponik itu? kalo gitu kita simak ulasan berikut agar kalian lebih mengetahui lagi apa itu Tanaman Hidroponik.

Tanaman hidroponik adalah tumbuhan yang bisa di tanam dengan menggunakan sistem budidaya hidroponik.

Hidroponik

adalah salah satu metode dalam budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan media tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan hara nutrisi bagi kesehatan tanaman. Kebutuhan air pada hidroponik lebih minim dan sedikit daripada kebutuhan air pada budidaya dengan media tanah. Hidroponik menggunakan air yang lebih efisien, jadi cocok diterapkan pada daerah yang memiliki pasokan atau ketersediaan air yang terbatas dan minim dengan kata lain kurang air.

 

Apa Saja Ciri dari Tanaman Hidroponik?

Ciri-Ciri Tanaman Hidroponik

Merupakan Tanaman Semusim

Tanaman semusim adalah tanaman yang jika usia produktifnya telah selesai bisa di cabut untuk kemudian ditanami lagi bibit yang lebih baru. Tumbuhan yang di tanam dengan hidroponik biasanya adalah tumbuhan semusim sehingga nanti bisa dirotasi dan ditukan atau diganti dengan jenis tumbuhan yang lainnya.

Memiliki usia yang pendek dan tidak lama

Usia tumbuhan hidroponik biasanya paling lama 6 bulan bahkan banyak yang kurang dari itu. Hal ini tentu saja berhubungan dengan jumlah nutrisi yang dapat diberikan kepada tanaman hidroponik ini dengan dibandingkan kepada usia produktifnya atau sampai usia siap jual nya.

Pohonnya tidak terlalu besar.

Media tanam hidroponik biasanya dalam bentuk wadah yang ukurannya tidak besar dengan kata lain menggunakan pot pun kalian bisa ya kawan dan hanya mampu menampung maksimal bobot tertentu.

Jenis Tanaman Hidroponik

Selada/lettuce

Selada adalah tanaman daun yang banyak digunakan untuk pelengkap lalapan. Rasanya yang segar dan warnanya yang menarik sering menjadi pilihan utama lalapan ditemani daun kemangi dan timun di restoran restoran biasanya.

Kangkung

Sayuran kangkung begitu populer di kalangan masyarakat. Rasanya yang lezat ketika di masak sering menjadi pilihan selain rasanya yang lezat zat vitamin yang terkandung di kangkung juga sangat bagus untuk tubuh manusia kawan. Biasanya sayuran ini disajikan dalam bentuk sayur matang baik untuk pecel ataupun oseng kangkung.

Cabe

Tanaman yang satu ini menjadi salah satu tanaman yang prospek untuk dibudidayakan. Jika waktunya tepat, menanam cabe bisa memberikan keuntungan yang besar.
Tentunya jika pada saat panen harga cabe tinggi, maka kita bisa mendapatkan keuntungan berlipat lipat kawan, tapi apabila gagal panen juga kerugian waktu dan materi yang didapat juga lumayan tinggi ya kawan. Maka kita harus tepat dalam memanage waktu ketika menanam cabe ya kawan.

Tomat

Tanaman tomat adalah sayuran buah. Kegunaannya banyak sekali. Bisa untuk lalapan, campuran sayur, atau untuk kecantikan dan kesehatan juga sering dijadikan minuman jus tomat yang khasiat juga sangat bagus terutama untuk mata karena kandungan Vit A yang terdapat di Tomat ini cukup tinggi kawan.
Ia juga merupakan sayuran buah yang banyak disukai sehingga permintaannya akan selalu banyak bahkan bisa saja meningkat tinggi karena kebutuhan restoran dan yang lainnya juga ya kawan

Cara Mudah Menanam Hidroponik Dengan Botol Bekas

Cara Mudah Menanam Hidroponik Dengan Botol Bekas

Akibat semakin berkurangnya lahan kosong di kota-kota besar, metode bercocok tanamn hidroponik menggunakan botol bekas menjadi salah satu yang banyak dilakukan masyarakat. Metode hidroponik pada umumnya memang sudah menjadi teknik bertanam yang digemari. Hanya dengan media air dan tidak butuh tempat yang luas cara menanam hidroponik menggunakan botol bekas pastinya tidak sulit dilakukan walaupun Anda masih pemula. Berikut ini merupakan cara mudah menanam hidroponik dengan botol bekas.

1.Siapkan Alat dan Bahan

Tahap pertama sebelum memulai bertanam hidroponik, Anda harus mempersiapkan beberapa alat dan bahan yang dibutuhkan. Sediakan botol air mineral ukuran 1,5 liter yang sudah dikosongkan, alat pemotong, dan potongan kain flanel. Untuk bahannya, Anda membutuhkan media tanam hidroponik, yaitu air yang sudah dicamput nutrisi untuk tanaman, dan bibit benih tanaman.

2.Lubangi Bagian Botol

Untuk dapat menghubungkan kedua bagian botol yang sudah dilubangi bisa menggunakan potongan kain flanel atau sumbu kompor. Tapi, disarankan buat lubang terlebih dahulu diarea tutup botol agar bisa dilewati kain. Pada metode bertanam hidroponik ini, kain digunakan sebagai penghubung nutrisi air dengan media tanam.

Cara Mudah Menanam Hidroponik Dengan Botol Bekas

3.Mengisi air berzat hara

Setelah semua media dan tempat sudah terbuat dengan benar, tuangkan air nutrisi atau air berzat hara di bagian bawah botol yang sudah disiapkan sebelumnya. Air berzat hara merupakan air yang memiliki nutrisi tinggi dan mengandung banyak mineral yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh dan berkembang.

4.Masukkan media tanam dan bibit tanaman

Media tanam hidroponik terbagi dalam beberapa jenis, seperti cocopeat, rockwool dan sekam bakar. Walaupun sudah mendapatkan nutrisi dari air berzat hara, Anda juga perlu menambahkan pupuk kompos di media tanam yang akan digunakan agar proses dari menanam hidroponik makin cepat tumbuh. JIka sudah selanjutnya, gali sedikit media tanam lalu masukkan biji atau bibit tanaman dan kubur. Tidak harus menggunakan bibit biji, menanam hidroponik dalam botol juga bisa Anda lakukan dengan tanaman yang sudah menjadi kecambah.

5.Cek secara berkala

Yang terakhir lakukan pengecekan tanaman hidroponik secara rutin. Disarankan tiga kali sehari. Anda harus teliti ketika menanam tanaman hidroponik menggunakan botol bekas ini. Karena, jika terdapat lumut atau airnya habis, harus segera dibersihkan atapun diganti.

Jenis Buah Buahan Hidroponik

Jenis Buah Buahan Hidroponik

Sebelumya sudah membahas tentang jenis sayuran apa saja yang bisa ditanam menggunakan teknik hidroponik. Untuk sekarang akan membahas tentang buah buahan yang bisa ditanam menggunakan teknik hidroponik. Cara menanamnya juga pasti sama dengan sayuran. Berikut jenis buah buahan hidroponik.

1. Stroberi

Buah stroberi kaya dengan antioksidan dan vitamin dapat memperkuat imun tubuh. Buah yang satu ini memiliki banyak manfaat untuk tubuh dan bisa menghilangkan banyak penyakit. Buah stroberi merupakan salah satu buah yang bisa tumbuh dengan baik menggunakan metode hidroponik. Dikarenakan stroberi akan tumbuh dengan baik di lingkungan yang basah. Buah stroberi yang tumbuh menggunakan metode hidroponin akan memiliki ukuran lebih besar dibandingkan yang menggunakan tanah sebagai medianya

2.Semangka

Semangka memang terkenal sebagai buah musim panas. Diakrenakan semangka mengandung banyak air yang bisa menyegarkan tenggorokan di tengah cuaca yang panas terik. Bercocok tanam semangka dengan menggunakan metode hidroponik perlu perhatian khusus. Untuk masa panen, semangka hidroponik memerlukan waktu 2 sampai 3 bulan saja.

Jenis Buah Buahan Hidroponik

3.Tomat

Tomat adalah salah satu buah yang memiliki manfaat yang bagus untuk tubuh. Buah yang memiliki rasa ssedikit asam ini mengandung banyak vitamin dan mineral yang sangat baik untuk menjaga imun tubuh. Tomat yang ditanam dengan teknik hidroponik akan memiliki waktu panen yang lebih cepat. Selain itu hasil panennya juga bermutu dan lebih bagus. Tomat salah satu yang terbaik untuk jenis buah buahan hidroponik.

4.Melon

Buah selanjutnya adalah melon, siapa sih yang tidak tahu buah melon. Buah berwarna hijau yang memilik rasa ygn sangat manis. Buah melon juga bisa ditanam menggunakan metode hidroponik. Namun, Anda membutuhkan tempat yang luas untuk bercocok tanam melon dengan cara hidroponik. Dikarenakan buah melon memiliki ukuran yang lebih besar dari buah yang lain

5.Cabe

Cabe atau yang biasa disebut cabai adalah sejenis tanaman buah dan tumbuhan. Tergantung bagaimana Anda menggunakannya cabai bisa menjadi sebuah buah ataupun sayuran. Bercocok tanam cabe dengan teknik hidroponik memang sudah sangat popular dan sudah banyak petani yang melakukannya. Menanam cabai secara hidroponik juga harus diperhatikan, Anda harus memperhatikan kadar airnya. Agar cabai tumbuh dengan baik.

5 Jenis Sayuran Hidroponik yang Mudah Ditanam

5 Jenis Sayuran Hidroponik yang Mudah Ditanam

Jika sebelumnya membahas tentang manfaat dan keunggulan tanaman hidroponik, kali ini akan membahas tentang jenis sayuran hidroponik yang mudah ditanam. Selain caranya yang mudah, menanam sayuran juga tidak membutuhkan waktu yang lama. Dan sayuran juga mengandur berbagai macam mineral dan vitamin yang sangat berguna untuk tubuh Anda. Jadi untuk Anda yang mau mulai mencoba menanam sayuran hidroponik, berikut rekomendasinya.

1.Bayam

Bayam adalah salah satu sayuran yang memiliki banyak manfaat. Selain mengandung mineral dan kaya akan vitamin, bayam juga terdapat zat besi yang lebih banyak dari sayur yang lainnya. Sayuran bayam ini juga bisa ditanam dengan mudah menggunakan metode hidroponik. Memang pada umumnya Bayam adalah sayur dedaunan yang cepat tumbuh menggunakan air sebagai medianya. Bayam juga tidak memerlukan waktu yang lama untuk dipanen, cukup menunggu selama 12 minggu saja.

2.Kangkung

Jenis sayuran hidroponik yang selanjutnya adalah kangkung. Kangkung merupakan sayuran yang bisa tumbuh alami di mana saja, dan tidak membutuhkan cara yang sulit. Maka dari itu, kangkung sangat pas untuk ditanam menggunakan cara hidroponik. Cara mudahnya Anda harus merendam bibit kangkung di air hangat selama 4 sampai 5 jam, jika sudah pindahkan bibit ke tisu yang sudah dibasahi sampai tumbuh kecambah dan bibit siap untuk ditanam.

5 Jenis Sayuran Hidroponik yang Mudah Ditanam

3.Brokoli

Jenis sayuran hidroponik yang mudah di tanam selanjutnya ialah brokoli. Biasanya brokoli banyak tumbuh di daerah yang berada di dataran tinggi. Tapu jika Anda berada di dataran renda juga bisa menanam brokoli menggunakan metode hidroponik. Selain cara bertanamnya yang cukup mudah, brokoli juga menjadi komoditas utama sayuran yang paling di cari. Jadi bisa menjadi peluang bisnis bagi Anda yang ingin menekuninya.

4.Timun

Timun adalah salah satu jenis sayuran yang paling banyak memiliki kandungan air. Selain rasanya yang segar, timun memiliki manfaat lain bagi tubuh. Dan yang terpenting timun merupakan salah satu yang favorit untuk ditanam menggunakan metode hidroponik karena tidak sulit untuk membudidayakannya. Karena pada dasarnya timun adalah sayuran yang membutuhkan banyak air untuk pertumbuhannya.

5.Sawi hijau

Jenis sayuran yang satu ini merupakan yang paling mudah untuk ditanam menggunakan cara hidroponik. Karena sawi hijau dapat beradaptasi dalam lingkungan yang sulit dan berbagai macam media tanam. Sawi hijau yang di tanam menggunakan metode hidroponik bisa di panen setelah berumur 2 sampai 3 bulan. Jika Anda memiliki bibit yang unggul dan cara menanamnya yang benar, sawi hijau bisa tumbuh lebih cepat.

Tanaman Hidroponik

Kelebihan Tanaman Hidroponik Yang Sangat Bermanfaat

Untuk Anda yang belum tahu hidroponik merupakan cara menanam tanaman dengan menggunakan air sebagai media tumbuh utamannya. Berbeda denga cara bercocok tanam yang umumnya menggunakan tanah sebagai media tumbuh. Pada umumnya cara bercocok tanam hidroponik di gunakan oleh petani yang tinggal di daerah perkotaan. Untuk Anda yang hobi bercocok tanam juga bisa melakukan teknik hidroponik dengan menggunakan halaman yang ada di rumah Anda sebagai lahannya.

Untuk saat ini sudah banyak sekali pengusaha sayuran yang menggunakan tenik hidroponik sebagai cara bercocok tanamnya. Tanaman yang di budidayakan juga ada banyak macamnya, seperti sayur selada, sawi, cabe, tomat, pocoy, bayam dan lain-lain. Karena caranya yang tidak sulit dan banyak manfaatnya. Berikut kelebihan tanaman hidroponik yang sangat bermanfaat bagi Anda dan lingkungan sekitar.

Tanaman Hidroponik

Tanaman bebas hama

Bercocok tanam dengan menggunakan media tanah, kadang dapat memunculkan hama yang bisa merusak tanaman. Jika Anda menggunakan teknik bercocok tanamn hidroponik dapat memperkecil kemungkinan serangan hama yang menjadi musuh utama para tanaman.

Hasilnya lebih banyak

Hasil yang di dapatkan dari cara bercocok tanam hidroponik lebih banyak. Karena persentase serangan hama yang lebih rendah, membuat janga hidup tanaman yang Anda tanam lebih lama. Inilah salah satu kelebihan tanaman hidroponik yang disukai para petani.

Pertumbuhan tanaman lebih cepat

Tanaman yang tumbuh dengan cara bercocok tanam hidroponik dapat tumbuh lebih cepat daripada tanaman yang ditanam di tanah. Perbedaan pertumbuhannnya bisa sampai 30% hingga 50%. Untuk mendapatkan pertumbuhan yang maksimal, Anda perlu menanam tanaman hidroponik di dalam ruangan, atau menggunakan greenhouse atau rumah kaca, untuk menghindari serangan hama dari luar.Tapi tidak menutup kemungkinan jika tanaman hidroponik yang di tanam di luat juga dapat tumbuh dengan cepat dan baik.

Irit Tempat

Bercocock tanam menggunakan metode hidroponik lebih irit tempat di banding bercocok tanam pada umumnya. Tanaman hidroponik tidak membutuhkan lahan yang sangat luas. Oleh karena itu cara bercocok tanam hidroponik sangat pas di terapkan di daerah perkotaan yang sudah minim dengan lahan kosong yang luas.

Tidak butuh tanah

Keunggulan yang paling utama dari metode hidroponik ialah tidak membutuhkan tanah. Tanaman hidroponih hanya menggunakan air sebagai media pertumbuhannya. Sama seperti semua tumbuhan, tanaman hidroponik juga membutuhkan sinar matahari.