daftar poker online

Ungkap Serunya Bercocok Tanam Dengan Teknik Hidroponik, Pria Asal Bogor Kini Sukses Mendapatkan Untung Puluhan Juta Setiap Bulannya.

Ungkap Serunya Bercocok Tanam Dengan Teknik Hidroponik, Pria Asal Bogor Kini Sukses Mendapatkan Untung Puluhan Juta Setiap Bulannya.

Seorang  pria asal kota hujan ini meng ungkap serunya bercocok tanam dengan teknik hidroponik, sebut saja Hermawan, pria separuh baya yang kini sukses menjadi jutawan dari tanaman hidroponik.

Awalnya Hermawan tidak pernah kepikiran untuk mendirikan ladang tanaman hidroponik, karena Hermawan adalah seorang pekerja kantoran di salah satu perusahaan ternama di daerah Jakarta.

Kala itu Hermawan di pecat dari kantor tempat ia bekerja karena menolak untuk dipindah tugaskan di cabang perusahaan yang berada di Kalimantan, dengan berat hati Hermawan menerima hal itu.

Hermawan akhirnya memutuskan untuk kembali ketempat orang tuanya di Bogor ketimbang terus membayar sewa kos yang terbilang lumayan mahal di tengah kota Jakarta.

Awalnya Hermawan sempat terpuruk dan merasa tidak berguna setelah hampir 2 tahun menganggur, tidak jarang Hermawan memiliki pikiran untuk mengakhiri hidupnya sendiri, namun niat itu terus ia lawan.

Hingga waktu itu Hermawan bertemu seorang Omnya yang sudah lama tidak ia jumpai, Hermawan sempat mendapat semangat dan dukungan dari Omnya ini, Hermawan juga mendapatkan sedikit bantuan uang dari Omnya untuk membuka usaha.

Semangat dan dukungan sudah diberikan kepada Hermawan oleh Omnya, namun itu semua tidak serta merta langsung membuat Hermawan keluar dari permasalahannya, Hermawan masih bergulat dengan dirinya sendiri karena masih harus menentukan usaha apa yang akan ia jalani.

Seminggu berlalu begitu saja, Hermawan juga masih belum menemukan jawaban yang pasti untuk usahanya, akhirnya Hermawan mencoba untuk mencari cari inspirasi sambil berjalan di sekitaran daerah tempat tinggalnya.

Hermawan mulai duduk dibawah pohon sambil memandang ke suatu persawahan, sempat terdiam beberapa saat, namun tiba-tiba ia mendapat ide untuk mencoba bercocok tanam, kemudian Hermawan memutuskan pulang kerumahnya untuk mendiskusikan hal ini kepada kedua orang tuanya.

Orang tua Hermawan selalu memberikan dukungan kepada Hermawan, tentu hal ini juga di dukung oleh kedua orang tuanya, namun permasalahannya adalah dimana lokasi untuk bercocok tanam, di ingat ingat orang tua Hermawan sudah tidak lagi memiliki sawah, terlebih lagi Hermawan juga tidak memiliki uang yang cukup untuk membeli sawah kembali.

Dari kesulitan ini Hermawan berubah menjadi seseorang yang berinovasi, dimana ia memutuskan untuk mencoba bercocok tanam dengan teknik hidroponik, teknik yang terkenal dengan kemudahannya dalam bercocok tanam membuat semangat Hermawan semakin menggebu gebu.

Awal mulanya Hermawan hanya mengandalkan halaman rumah orang tuanya untuk dijadikan lahan bercocok tanam dengan teknik hidroponik, pada percobaan pertama, Hermawan langsung berhasil karena sukses memanen tanaman hidroponiknya, ia mengatakan bahwa suksesnya percobaan pertama karena dibantu oleh kedua orang tuanya yang dahulunya juga merupakan seorang petani.

Di tahun kedua Hermawan mulai memberanikan diri untuk membeli sebuah lahan yang tidak jauh dari tempat tinggalnya di Bogor untuk dijadikan lahan bercocok tanam, dengan adanya lahan ini, Hermawan mulai mengembangkan sayap usahanya, berbagai tanaman berhasil ia tanam dan ia panen dan hasilnya ia jual kepada para pedagang di pasar maupun para pengepul sayur dan buah buahan.

Di tahun ke empatnya usaha Hermawan semakin sukses dan mencoba untuk mengekspor berbagai hasil cocok tanamnya ke berbagai negara di asia tenggara.

Kisah Hermawan yang meng ungkap serunya bercocok tanam dengan teknik hidroponik banyak membuat orang-orang Indonesia menjadi sangat termotifasi, yang awalnya ia hanyalah seorang pekerja kantor, kemudian dipecat, terpuruk dalam hidupnya, bahkan sempat untuk mengakhiri hidupnya, kini situasi malah berbalik arah membuat Hermawan terus melambung tinggi mengepakan sayapnya, bahkan omset perbulannya sudah mencapai puluhan juta, bahkan pernah melebihi 100 juta pungkas Hermawan.

admhidrop