daftar poker online daftar sbobet

Cara Mudah Menanam Tanaman Hidroponik Sawi

Sawi merupakan salah satu sayuran hijau yang mudah tumbuh. Sayuran ini juga merupakan salah satu jenis sayur yang banyak diolah menjadi makanan lezat.

Rasa sawi sangat segar dengan tekstur yang renyah dan halus. Sawi sendiri merupakan salah satu bahan makanan favorit keluarga.

Sawi hijau juga memiliki kandungan air serta serat yang tinggi. Sayuran ini juga diperkaya dengan berbagai vitamin serta mineral yang baik untuk tumbuh.

Nilau jual sawi juga snagat ekonomis, hingga saat ini permintaan akan sawi semakin hari semakin meningkat. Karena itulah, budidaya sawi sedang digalakkan.

Budidaya sawi juga sangat mudah dilakukan pada lahan yang sempit maupun luas. Model wick dinilai sebagai model yang paling cocok untuk penanaman sawi hijau.

Sawi hijau diketahui memiliki kandungan antioksidan yang kaya. Zat itu bisa meningkatkan imun tubuh dan mencegah tubuh terjangkit kanker.

Penghematan lahan dengan harapan hasil melimpah dapat diupayakan melalui cara menanam hidroponik.

Nah, untuk kalian yang ingin menanam sawi di rumah dengan cara hidroponik, di bawah ini kami akan berikan caranya.

1.Siapkan Peralatan

Siapkan Peralatan

Beberapa peralatan yang diperlukan untuk menanam sawi hidroponik adalah botol air mineral bekas dengan ukuran 600 ml atau 1.500 ml.

Bagian botol yang masih utuh dibuka label kemasannya dan dibersihkan kemudian dipotong sehingga mendapatkan bagian bawah dan atas botol dengan lubang yang besar.

Botol bekas air mineral ini akan dimanfaatkan sebagai tempat penampungan nutrisi dan wadah media tanam. Sedangkan bagian atasnya untuk menanam. Bagian tertutupnya dilubangi dan dibalik.

Lalu, kalian akan membutuhkan pisau, gunting, cutter, sumbu untuk menjadi perantara penyerapan nutrisi ke tanaman, larutan nutrisi, abu sekam, dan pipa atau strrofoam.

2.Persiapan

Persiapan

Hal pertama yang harus dilakukan dalam menanam tanaman hidroponik sawi adalah memastikan ketersediaan seluruh bahan dan alat yang akan digunakan.

Sumbu yang telah dipotong dengan ukuran yang sesuai dimasukkan ke botol bertutup yang telah dilubangi.

Panjang sumbu harus bisa menjembatani antara nutrisi dan media tanam. Sumbu yang telah terpasang lalu diberi media abu sekam secukupnya. Bibit sawi hijau akan ditanam di sana nantinya.

Bagian bawah botol diisi dengan nutrisi yang telah siap pakai. Bagian atasnya dimasukkan ked alam botol bagian bawah dibatasi dengan peyangga.

Bagian atas botol tak boleh menyentuh larutan nutrisi. Hanya sumbu yang akan menjadi media perantara yang akan menyentuh nutrisi.

3.Pembibitan dan penanaman

Pembibitan dan penanaman

Benih sawi hijau bisa dibeli di toko benih / toko pertanian dengan varietas dan harga yang beragam. Bibit yang siap dipindahkan bisa langsung dimasukkan ked alam media abu sekam.

Pemindahan harus dilakukan dengan menyertakan sedikit media lama. Hal ini bertujuan agar menghindari stress pada tumbuhan sawi karena melakukan proes adaptasi di media baru.

Tanaman sawi yang mengalami perpindahan lokasi harus dilakukan secara perlahan dan penuh hati-hati agar akar sawi tidak terputus.

4.Perawatan

Perawatan

Cara menanam sawihijau pada metode penanaman hidroponik sangat mudah dilakukan. Yaitu dengan cara:

  • Larutan nutrisi yang berada di dalam botol bagian bawah harus selalu terisi sehingga sawi hijau tidak pernah mengalami kehabisan nutrisi.
  • Penyiraman pada tanaman sawi hijau dapat dilakukan sekali sehari dengan menggunakan sprayer.
  • Upaya perlindungan dengan menggunakan beraneka macam pestisida bisa saja dilakukan.
  • Pestisida organik maupun kimia dapat ditemukan dan dibeli dengan mudah.
  • Jenis pestisisda yang digunakan dapat berupa insektisisda (serangga), fungisida (jamur), dan lain – lain sesuai dengan kebutuhan.
  • Hal yang harus diperhatikan dalam penggunaan pestisida adalah takaran atau dosis dan resiko.

Itulah cara mudah yang bisa kalian lakukan untuk menanam sawi hidroponik. Semoga bermanfaat.

admhidrop