daftar poker online daftar sbobet

Tak Ada Lahan, Warga Mendirikan Kampung Hidroponik Di Simorejo

Kampung Hidroponik Simorejo

Kesulitan lahan untuk berococok tanam merupakan msalah bagi setiap warga di tengah kota yang ingin melakukan kegiatan bercocok tanam. Namun halk tersebut tidak menyurutkan semangat bercocok tanam para warga kampung Simorejo yang berada di Surabaya surut. Mereka menjadikan kampong yang mereka tinggali menjadi kampung hidroponik.

Teknik bercocok tanam hidroponik adalah cara bercocok tanam tanpa media tanah, teknik ini menggunakan air untuk nmemenuhi kebutuhan nutrisi pada tanaman. Hal tersebut membuat para warga tidak memerlukan lahan yang luar untuk melakukan kegiatan bercocok tanam.

Setiap rumah dan penjuru gang pada kampong ini berisikan tanaman hidroponik yang dirawat dengan baik oleh para warga sekitar. Mereka serempak salinng membantu mengatasi kesulitan dan memecahkan masalah dalam bercocok tanam.

Banyaknya tanaman yang dibudidayakan disana membuat kampung ini menjadi sejuk. Di tengah kota Surabaya yang mempunyai suhu yang sangat tinggi, kampong ini tetap menyajikan kesejukan untuk setiap orang yang datang melewati kampung tersebut.

Jenis tanaman yang dibudidayakan disana berbagai macam seperti selada merah, kangkung dan sawi.  Warga memanen tanaman tersebut sekitar tiga bulan sekali. Hasil panen tersebut biasa warga untuk konsumsi sendiri. Namun tidak sedikit warga disana menjualhasil panenya kepada pedagang sekitar.

Banyak para pedagang kaki lima seperti pedagang mie ayam yang memebeli sawi disini. Harga yang jauh lebih murah dari pada di pasar menjadi alasan para pedagang tersebut membeli bahan-bahan tersebut di kampung ini.

Dengan banyak tumbuhan yang dibudidaya dikampung ini, membantu mengurangi polusi udara yang ada di kota Surabaya. Kita tau Surabaya merupakan kota metropolitan yang berada di Jawa Timur, banyak kegiatan warganya yang menggunakan kendaaraan bermotor. Tingkat polusi semakin naik setiap tahunnya. Dengan kehadiran kampong ini diharapkan dapat membantu menurunkan tinglkat polusi yang ada di Kota Surabaya.

Kampung Simorejo yang menyediakan suasana segar dan asri ini juga banyak dikunjungi para siswa maupun mahasiswa untuk mempelajari cara untuk membangun sebuah kampong hidroponik.

Selain asri dan sejuk, tempat ini juga menjadi tempat yang memiliki pemandangan yang bagus. Nuansa hijau yang disajikan, membuat setiap orang berasa di sebuat hutan yang berada di tengah kota. Banyak para pemuda yang datang untuk berfoto disana.

Selain tanaman hidroponik, warga Simorejo juga bertenak ikan patin dan nila. Dengan lahan yang terbatas para warga membuka lahan yang seadanya untuk berternak ikan. Hasil terbnak tersebut juga biasa dikonsumsi pribadi.

Dengan adanya Kampung Simorejo ini, memicu Kampung di sekitaran  kota Surabaya juga membuat kampong mereka menjadi kampong hidroponik dengan tujuan membuat kampong mereka menjadi asri dan menarik minat para wisatawan untuk datang ke kampung.

Desa yang sduah melakukan hal yang sama adalah kampung Margorejo. Kampung yang terletak di Jalan Margorejo, Kecamatan Wonocolo Kota Surabaya. Sudah menjadi kampung hidroponik kedua yang ada di Kota Surabaya.

Dengan adanya dua contoh kampung tadi, diharapkan bahwa warga kampung yang ada di Indonesia bisa mencontoh dan melakukan hal yang sama. Dengan dijadikan tempat sekitar anda menjadi kampung hidroponik, membuat daerah kampung anda menjadi asri. Selain itu, dapat menaikan perekonomian warga sekitar dengan cara menjual hasil panen dari budidaya tersebut. Yuk mari jadikan kampung anda menjadi kampung hidroponik, agar kampung anda menjadi asri dan segar udaranya.

admhidrop